Oleh: kopi Air Hujan | 10 Januari 2011

Suriname, Negara yg Memiliki Hub Darah dgn Negara Indonesia

Suriname penduduk paling awal adalah Indian Surinen. Pada abad ke-16 mereka telah digantikan oleh Indian Amerika Selatan lainya. Spanyol dieksplorasi Suriname pada tahun 1593, tetapi dengan 1602 Belanda mulai menyelesaikan tanah, diikuti oleh Inggris. Kedaulatan ditransfer Bahasa Inggris ke Bahasa Belanda pada tahun 1667 (Perjanjian Breda) dalam pertukaran untuk New Amsterdam (New York).

Kolonisasi itu terbatas pada jalur pantai sempit, dan sampai penghapusan perbudakan di tahun 1863, budak Afrika dilengkapi tenaga kerja untuk perkebunan kopi dan tebu. Afrika Lolos budak melarikan diri ke pedalaman, dibentuk kembali budaya barat Afrika mereka, dan kemudian disebut “Bush Negro” oleh Belanda. Setelah tahun 1870, buruh India Timur diimpor dari British India dan Jawa dari Hindia Belanda.
Dikenal sebagai Belanda Guyana, koloni diintegrasikan ke dalam Kerajaan Belanda pada tahun 1948. Dua tahun kemudian Belanda Guyana diberikan aturan rumah, kecuali untuk urusan luar negeri dan pertahanan. Setelah kerusuhan ras atas pengangguran dan inflasi, Belanda memberikan kemerdekaan Suriname lengkap pada 25 November 1975. Sebuah kudeta pada tahun 1980 membawa kekuasaan militer. Selama banyak tahun 1980-an, Suriname berada di bawah kendali represif Letjen. Desi Bouterse Kol. Belanda menghentikan semua bantuan pada tahun 1982 saat Suriname tentara tewas 15 wartawan, politisi, pengacara, dan pejabat serikat.
Pertahanan belanja meningkat secara signifikan, dan ekonomi yang diderita. Sebuah pemberontakan gerilya oleh Jungle Commando (a Bush Negro kelompok gerilyawan) mengancam untuk mengacaukan negara dgn keras oleh Bouterse. pemilihan bebas diadakan pada tanggal 25 Mei 1991, mencabut militer sebagian besar kekuasaan politiknya. Pada tahun 1992 sebuah perjanjian damai ditandatangani antara pemerintah dan beberapa kelompok gerilya. Pada bulan Maret 1997, Presiden mengumumkan kebijakan ekonomi baru, termasuk menghilangkan tarif impor atas barang-barang yang paling dasar, ditambah dengan kontrol harga yang ketat. Beberapa tahun kemudian, Belanda mengatakan akan menuntut Bouterse untuk perdagangan kokain.

 

Geografi

Luas: 163.194 km persegi. (63.037 mil persegi.); Sedikit lebih besar dari Georgia.
Kota: utama – Paramaribo (pop. 242.946). Lain kota – Nieuw Nickerie, Moengo, Brownsweg, Albina.
Terrain: Hujan hutan, savana, rawa pantai, bukit-bukit.
Iklim: Tropis.
Suriname terletak antara Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Perbatasan selatan dengan Brazil dan perbatasan utara pantai Atlantik. Perbatasan selatan dengan Perancis Guyana dan Guyana diperdebatkan sepanjang Marowijne dan sungai Corantijn, masing-masing, sementara bagian dari batas laut yang disengketakan dengan Guyana adalah penengah oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut pada tanggal 20 September 2007.
Dalam hal daerah, Suriname adalah negara berdaulat terkecil di Amerika Selatan.

 

Penduduk

Kebangsaan: Nomina – Surinamer (s). Kata sifat – Suriname.
Populasi (sensus 2004): 492.829 jiwa
Tingkat pertumbuhan tahunan (2004): 1,30%.
Suku bangsa (2004 sensus): Hindustani (India Timur) 27%, Creole 18%, Jawa 15%, Maroon 15%, campuran 12,5%, Amerindian 3,7%, Cina 1,8%.Agama: Hindu, Muslim, Katolik Roma, Reformed Belanda, Moravia, beberapa denominasi Kristen lainnya, Yahudi, Baha’i. Bahasa: Belanda (resmi), Inggris (banyak digunakan di Paramaribo), Sranan Tongo (bahasa Kreol), Hindustani, Jawa.
Pendidikan: Tahun wajib – usia 6-12. Melek huruf – 90%.
Kesehatan: Angka kematian bayi (2004) – 7 per 1.000. Harapan hidup (2003) – 71 yrs.
Tenaga kerja (100.000): Pemerintah – 35%, sektor swasta – 41%; perusahaan parastatal – 10%; pengangguran – 14%.

 

Pemerintah

Jenis: demokrasi Konstitusi.
Konstitusi: September 30, 1987.
Kemerdekaan: 25 November 1975.
Cabang: Eksekutif – Presiden, Wakil Presiden, Dewan Menteri. Legislatif – terpilih 51 anggota Majelis Nasional terdiri dari wakil-wakil partai politik. Peradilan :Pengadilan Negeri.
Subdivisi administratif: 10 kabupaten.
Partai politik: koalisi Pemerintahan – Partai Nasional Suriname (NPS), Partai Reformasi Progresif (VHP); Pertjaja Luhur; A – Kombinasi, sebuah koalisi Interior Umum Partai Pembangunan (ABOP), Persaudaraan dan Persatuan dalam Politik (BEP), dan Seeka; Suriname Partai Pekerja (SPA); Alternatif Demokratik ’91 (DA ’91). Pihak lain dalam Majelis Nasional – Partai Demokrasi Nasional (NDP), National Democratic Platform 2000 (DNP 2000), Alternatif 1 (A1), Partai Pembaruan dan Pembangunan(BVD), Jawa Partai Petani Indonesia (KTPI). Hak pilih: Universal di 18.

About these ads

Responses

  1. bagus artikelnya,…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: